Aku memerhati mereka disana hidup
penuh kesenangan. Siang malam asyik bersuka ria tak jemu mencari hiburan.
Sedangkan aku terasing disini, tidak
banyak yang menghibur diri… Karena aku lebih khawatir dibuai kelalaian dunia.
Aku memerhati mereka disana hidup
penuh dengan kegembiraan. Senantiasa mengejar impian menggapai cita – cita tinggi.
Sedangkan aku terasing disini,
tidak punya keinginan tinggi… Karena aku lebih takut tujuan akhirat yang tak
pasti dicapai.
Aku memerhati mereka disana hidup
penuh kesenangan. Berlipat kemewahan, berganda harta kekayaan.
Sedangkan aku terasing disini,
tidak punya apa – apa... Karena aku lebih risau amal ibadah tak mencukupiku.
Aku memerhati mereka disana hidup
penuh dengan kebahagiaan. Menikmati indahnya hidup berpasangan, saling merindu
dan mencintai.
Sedangkan aku terasing disini
hanya duduk seorang diria… Karena aku lebiah khawatir diri melewati batas
menuju zina.
Aku memerhati mereka disana hidup
penuh kebanggaan. Menggunakan berbagai perhiasan, menarik perhatian ramai.
Sedangkan aku terasing disini,
tiada yang sudi memandang… Karena aku lebih rela membungkus diri melindungi
kehormatan.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda.
"Artinya : Sesungguhnya Islam dimulai dengan keterasingan dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka beruntunglah orang-orang yang asing (Al-Ghuraba)" [Diriwayatkan oleh Muslim 2/175-176 -An-Nawawiy]
"Artinya : Sesungguhnya Islam dimulai dengan keterasingan dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka beruntunglah orang-orang yang asing (Al-Ghuraba)" [Diriwayatkan oleh Muslim 2/175-176 -An-Nawawiy]
No comments:
Post a Comment