07 September 2009

Kosan dan pulang ke rumah

Setelah satu tahun lebih gw menjadi mahasiswi di sebuah universitas yang tergolong banyak sekali anak2nya dari pulau jawa, gw mengerti!!
Dulu waktu SMA, gw sangat mengharapkan dan sangat ingin sekali kuliah pisah dari orang tua ke Jogja, Semarang, Surabaya atau lain-lainnya lah, Atau dengan kata lain gw nge KOS. Tapii..ternyata sekarang gw malah pulang pergi kampus-rumah dengan motor, jaket, dan helm MERAH. Haa, sempet putus asa dan males juga dengan kota yang ini-ini aja, pemandangan yang itu-itu aja, orang-orang yang selalu sama setiap harinya, jalan yang selalu sama dilewati, lampu merah dan rel kereta yang teteup weh ga berubah-berubah, dll.
Tapi, that's what i must to follow, livin', and broke it!!! yap broke it, gw harus bisa untuk mendobrak semua standar2 hidup gw, harus bisa untuk menerima semua yang sudah menjadi garis hidup, dan berusaha memaknainya menjadi lebih dalam dan berarti. ( jahh, bahasanya..)
Dan akhirnya..semua ikhtiar, doa, dan kesabaran membuahkan hasil yang buat gw EXCELLENT! gw dapet hikmahnya, kenapa gw ga kuliah di luar DKI dan ga ngekos.
Gw lebih bisa menjaga nyokap gw dan menjadi teman curhat dia, bisa lebih dekat dengan adik-adik gw yang masih membutuhkan perhatian dan bimbingan yang super duper ekstra, bisa jualan di kampus dan membuat gw bisa merasakan para pedagang2 di luar sana (haha, asem manis pait semua ada!), Sering ketemu bokap gw, dll.
Dan gw baru sadar tentang mereka2 yang ngekos itu. Susah banget kayanya, tiap hari harus cari makan, di kamar sendiri, ngeliat keluar yang diliat bukan orang2 yang bisa dibilang "heh! ngapain lo dek di depan kamar gw?" atau "Mah, tolong jaitin baju Nisa" atau " Kren ni anak main pianonya" atau macam2 lagi, Kehidupannya cuma kosan sama kampus dan teman2, gabisa makan enak buatan nyokap, gabisa nonton tv sambil jempalitan (lebay si), harus bolak-balik rumah kosan, dan yang terpenting kangennya ga ilang2 karna ga ada keluarga!!!!
hoofh, makasi ya ya ALLAH. Because i relize that YOU gave me because that was the best!
Pkonya, gw yang bukan anak kosan pun bisa lebih mandiri dari mereka, bisa lebih rajin dari mereka, dan bisa lebih prihatin dari mereka..Sip!
Ku tunggu realisasi hasrat mu ini, Amalia..

n.b: Tapi gw akuin kok, mereka sangat mandiri.

1 comment:

INDAH said...

cieeeeeee curhat haha
=D